Salin URL

Cara Membedakan Jurnal SINTA dan Non SINTA

Saat menyusun skripsi, mahasiswa sering diminta menggunakan referensi dari jurnal yang berkualitas. Salah satu syarat yang kerap diberikan dosen adalah menggunakan jurnal yang telah terindeks SINTA. Namun, masih banyak mahasiswa yang belum memahami cara membedakan jurnal SINTA dan non SINTA, sehingga sering kali menggunakan referensi yang kurang sesuai dengan ketentuan akademik.

Padahal, mengetahui status sebuah jurnal sangat penting agar referensi yang digunakan benar-benar kredibel, relevan, dan dapat dipertanggungjawabkan. Selain membantu meningkatkan kualitas skripsi, penggunaan jurnal yang tepat juga dapat meminimalkan revisi dari dosen pembimbing.

Melalui artikel ini, Anda akan mempelajari secara lengkap cara membedakan jurnal SINTA dan non SINTA, ciri-ciri masing-masing, langkah mengecek status jurnal, hingga tips memilih referensi terbaik untuk penelitian.


Apa Itu Jurnal SINTA?

Jurnal SINTA adalah jurnal ilmiah yang telah terindeks dalam Science and Technology Index (SINTA), yaitu sistem pengindeks jurnal ilmiah nasional yang dikelola oleh Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia.

Jurnal yang masuk ke dalam SINTA telah melalui proses evaluasi berdasarkan kualitas pengelolaan, konsistensi penerbitan, proses peer review, sitasi, dan berbagai indikator akademik lainnya.

Jurnal SINTA memiliki peringkat mulai dari SINTA 1 (S1) hingga SINTA 6 (S6).


Apa Itu Jurnal Non SINTA?

Jurnal non SINTA adalah jurnal yang belum atau tidak terdaftar dalam sistem SINTA.

Status non SINTA bukan berarti jurnal tersebut pasti berkualitas rendah. Banyak jurnal non SINTA yang diterbitkan oleh perguruan tinggi, lembaga penelitian, maupun penerbit internasional yang memiliki standar ilmiah yang baik, tetapi belum mengajukan atau belum memperoleh akreditasi SINTA.

Karena itu, mahasiswa tetap perlu mengevaluasi kualitas jurnal secara menyeluruh sebelum menggunakannya.


Perbedaan Jurnal SINTA dan Non SINTA

Berikut beberapa aspek yang dapat digunakan untuk membedakan keduanya.

AspekJurnal SINTAJurnal Non SINTA
Status IndeksTerdaftar di SINTATidak terdaftar di SINTA
AkreditasiTelah melalui proses akreditasiBelum tentu terakreditasi
PeringkatMemiliki peringkat S1–S6Tidak memiliki peringkat SINTA
PengelolaanMengikuti standar nasionalBervariasi sesuai penerbit
Penggunaan untuk SkripsiUmumnya lebih direkomendasikanBergantung pada kebijakan kampus

Cara Membedakan Jurnal SINTA dan Non SINTA

1. Cek Melalui Portal SINTA

Langkah paling mudah adalah mencari nama jurnal atau ISSN pada portal resmi SINTA.

Jika jurnal muncul beserta peringkatnya (S1 hingga S6), berarti jurnal tersebut telah terindeks SINTA.

Apabila tidak ditemukan, kemungkinan jurnal tersebut belum masuk ke dalam indeks SINTA.


2. Perhatikan Informasi pada Website Jurnal

Jurnal yang telah terindeks SINTA biasanya mencantumkan informasi mengenai:

  • Nomor akreditasi.
  • Peringkat SINTA.
  • Logo atau tautan menuju halaman SINTA.
  • Informasi penerbit dan ISSN.

Sebaliknya, jurnal non SINTA umumnya tidak menampilkan informasi tersebut.


3. Lihat Status Akreditasi

Jurnal SINTA memiliki status akreditasi yang jelas.

Sementara itu, jurnal non SINTA belum tentu memiliki akreditasi nasional meskipun tetap dapat memiliki kualitas ilmiah yang baik.


4. Periksa Proses Editorial

Jurnal yang berkualitas, baik SINTA maupun non SINTA, biasanya memiliki:

  • Dewan editor yang jelas.
  • Proses peer review.
  • Jadwal terbit yang konsisten.
  • Panduan penulisan artikel.

Jika informasi tersebut tidak tersedia, mahasiswa perlu berhati-hati.


5. Perhatikan Penerbit Jurnal

Pilih jurnal yang diterbitkan oleh:

  • Perguruan tinggi.
  • Lembaga penelitian.
  • Organisasi profesi.
  • Penerbit ilmiah yang memiliki reputasi baik.

Hal ini penting terutama ketika menggunakan jurnal non SINTA.


Apakah Jurnal Non SINTA Boleh Digunakan?

Jawabannya adalah boleh, selama:

  • Relevan dengan topik penelitian.
  • Berasal dari penerbit yang kredibel.
  • Memiliki proses peer review.
  • Tidak termasuk jurnal predator.
  • Sesuai dengan kebijakan dosen pembimbing dan kampus.

Dalam banyak kasus, jurnal non SINTA digunakan sebagai referensi pendukung apabila referensi SINTA yang relevan masih terbatas.


Tips Memilih Jurnal Berkualitas

Agar referensi yang digunakan benar-benar baik, lakukan beberapa langkah berikut:

  • Prioritaskan jurnal SINTA atau jurnal internasional bereputasi.
  • Pilih artikel yang terbit dalam 5–10 tahun terakhir.
  • Gunakan jurnal yang relevan dengan topik penelitian.
  • Periksa identitas penerbit, ISSN, dan DOI.
  • Pastikan jurnal memiliki proses peer review.
  • Hindari jurnal predator yang tidak transparan dalam proses editorialnya.

Kesalahan yang Sering Dilakukan Mahasiswa

Beberapa kesalahan yang masih sering terjadi adalah:

  • Menganggap semua jurnal non SINTA berkualitas rendah.
  • Tidak mengecek status indeks jurnal sebelum mengutip.
  • Menggunakan artikel yang sudah terlalu lama.
  • Mengutip jurnal tanpa memastikan kredibilitas penerbit.
  • Menggunakan referensi yang tidak relevan dengan topik penelitian.

Dengan memahami perbedaan jurnal SINTA dan non SINTA, mahasiswa dapat memilih referensi yang lebih tepat dan meningkatkan kualitas karya ilmiah.


Kesimpulan

Mengetahui cara membedakan jurnal SINTA dan non SINTA merupakan keterampilan penting bagi setiap mahasiswa. Jurnal SINTA memiliki status akreditasi nasional dan umumnya lebih direkomendasikan karena telah melalui proses evaluasi yang ketat. Namun, jurnal non SINTA juga dapat menjadi referensi yang baik apabila berasal dari penerbit tepercaya, memiliki proses peer review, dan relevan dengan topik penelitian. Yang terpenting adalah selalu mengevaluasi kualitas jurnal secara menyeluruh sebelum menjadikannya sebagai sumber referensi.

Masih bingung memilih jurnal yang tepat untuk skripsi? Molulus.id siap membantu Anda mulai dari pencarian jurnal SINTA, analisis referensi, penyusunan tinjauan pustaka, hingga pendampingan penyusunan skripsi dengan bantuan AI.

🌐 Website: https://molulus.id

📱 WhatsApp: 085179917579

Bersama Molulus.id, proses menyusun skripsi menjadi lebih cepat, mudah, dan didukung referensi ilmiah yang berkualitas.

Selanjutnya kami akan membahas >> Cara Cek Jurnal SINTA dengan Mudah