Salin URL

Cara Menentukan Tujuan Penelitian

Dalam proses menyusun skripsi, mahasiswa tidak hanya perlu menentukan judul dan rumusan masalah. Salah satu bagian penting yang harus diperhatikan adalah tujuan penelitian. Tujuan penelitian menjelaskan apa yang ingin dicapai atau diketahui melalui penelitian yang dilakukan.

Banyak mahasiswa masih mengalami kebingungan ketika menyusun bagian ini. Beberapa pertanyaan yang sering muncul antara lain: “Bagaimana cara menentukan tujuan penelitian?”, “Apa perbedaan tujuan penelitian dan rumusan masalah?”, atau “Apakah tujuan penelitian harus sama dengan rumusan masalah?”

Pada dasarnya, menentukan tujuan penelitian dapat dilakukan dengan cara yang cukup sederhana. Tujuan penelitian biasanya dibuat berdasarkan rumusan masalah. Artinya, ketika rumusan masalah sudah jelas, tujuan penelitian akan lebih mudah disusun.

Tujuan penelitian juga harus sesuai dengan judul, latar belakang, identifikasi masalah, metode penelitian, serta hasil yang ingin diperoleh. Semakin konsisten hubungan antarbagian tersebut, semakin terarah pula penelitian yang dilakukan.

Artikel ini membahas cara menentukan tujuan penelitian skripsi secara lengkap, mulai dari pengertian, fungsi, jenis, langkah-langkah, contoh berdasarkan berbagai bidang, kesalahan yang sering terjadi, hingga penggunaan AI untuk membantu menyusunnya.


Apa Itu Tujuan Penelitian?

Tujuan penelitian adalah pernyataan yang menjelaskan hal yang ingin dicapai oleh peneliti melalui proses penelitian.

Jika rumusan masalah berbentuk pertanyaan, tujuan penelitian biasanya berbentuk pernyataan.

Contohnya:

Rumusan Masalah:

Apakah kualitas pelayanan berpengaruh terhadap kepuasan pelanggan pada Cafe X?

Maka tujuan penelitiannya:

Untuk mengetahui pengaruh kualitas pelayanan terhadap kepuasan pelanggan pada Cafe X.

Dari contoh tersebut terlihat bahwa rumusan masalah dan tujuan penelitian mempunyai hubungan yang sangat erat.

Secara sederhana:

Rumusan Masalah = Apa yang ingin ditanyakan?

Tujuan Penelitian = Apa yang ingin dicapai untuk menjawab pertanyaan tersebut?


Fungsi Tujuan Penelitian dalam Skripsi

Tujuan penelitian memiliki beberapa fungsi penting dalam penyusunan skripsi.

1. Menentukan Arah Penelitian

Tujuan penelitian memberikan gambaran mengenai arah penelitian yang akan dilakukan.

2. Menjadi Pedoman Pengumpulan Data

Peneliti dapat menentukan data yang dibutuhkan berdasarkan tujuan yang ingin dicapai.

3. Membantu Menentukan Metode

Tujuan penelitian dapat membantu peneliti memilih metode, teknik pengumpulan data, dan teknik analisis yang sesuai.

4. Menjadi Dasar Pembahasan

Hasil penelitian nantinya dibahas berdasarkan tujuan yang sudah ditentukan.

5. Menjadi Dasar Kesimpulan

Kesimpulan penelitian harus mampu menjawab tujuan penelitian yang telah ditetapkan.

Karena itu, tujuan penelitian tidak boleh dibuat secara asal atau sekadar mengikuti format skripsi.


Hubungan Judul, Rumusan Masalah, dan Tujuan Penelitian

Salah satu hal terpenting dalam menentukan tujuan penelitian adalah memahami hubungan antarbagian dalam skripsi.

Alurnya dapat dibuat seperti berikut:

Judul Penelitian

↓

Menentukan fokus penelitian

↓

Latar Belakang

↓

Menjelaskan fenomena dan masalah

↓

Identifikasi Masalah

↓

Merangkum masalah yang ditemukan

↓

Rumusan Masalah

↓

Mengubah masalah menjadi pertanyaan

↓

Tujuan Penelitian

↓

Menjelaskan hal yang ingin dicapai

↓

Hasil Penelitian

↓

Kesimpulan

Jika setiap bagian mempunyai hubungan yang konsisten, penelitian akan lebih mudah dikembangkan.


Cara Menentukan Tujuan Penelitian

Berikut langkah-langkah yang dapat digunakan mahasiswa untuk membuat tujuan penelitian.

1. Pahami Judul Penelitian

Langkah pertama adalah memahami judul penelitian.

Misalnya:

“Pengaruh Digital Marketing terhadap Keputusan Pembelian Produk Fashion pada Mahasiswa.”

Dari judul tersebut dapat diketahui:

  • variabel X: digital marketing;
  • variabel Y: keputusan pembelian;
  • objek: produk fashion;
  • subjek: mahasiswa.

Informasi tersebut membantu menentukan arah tujuan penelitian.


2. Baca Kembali Rumusan Masalah

Langkah berikutnya adalah membaca rumusan masalah yang sudah dibuat.

Rumusan masalah merupakan sumber utama dalam menentukan tujuan penelitian.

Misalnya:

  1. Bagaimana penerapan digital marketing pada produk fashion?
  2. Bagaimana tingkat keputusan pembelian mahasiswa?
  3. Apakah digital marketing berpengaruh terhadap keputusan pembelian mahasiswa?

Maka tujuan penelitian dapat dibuat:

  1. Untuk mengetahui penerapan digital marketing pada produk fashion.
  2. Untuk mengetahui tingkat keputusan pembelian mahasiswa.
  3. Untuk mengetahui pengaruh digital marketing terhadap keputusan pembelian mahasiswa.

Perhatikan bahwa setiap rumusan masalah memiliki tujuan yang sesuai.


3. Tentukan Hal yang Ingin Dicapai

Tanyakan kepada diri sendiri:

“Setelah penelitian ini selesai, apa yang ingin saya ketahui?”

Jawaban dari pertanyaan tersebut dapat menjadi dasar tujuan penelitian.

Misalnya penelitian ingin mengetahui:

  • kondisi suatu variabel;
  • pengaruh antarvariabel;
  • hubungan antarvariabel;
  • strategi yang digunakan;
  • faktor yang memengaruhi fenomena;
  • pengalaman responden;
  • atau proses terjadinya suatu fenomena.

Tujuan penelitian harus menggambarkan hasil yang memang ingin dicapai.


4. Gunakan Kata Kerja Operasional

Tujuan penelitian biasanya menggunakan kata kerja yang menunjukkan aktivitas penelitian.

Beberapa kata yang dapat digunakan antara lain:

  • mengetahui;
  • menganalisis;
  • mengidentifikasi;
  • mengukur;
  • mendeskripsikan;
  • mengevaluasi;
  • membandingkan;
  • menguji;
  • memahami;
  • mengeksplorasi.

Pemilihan kata harus disesuaikan dengan jenis penelitian.

Contohnya:

Untuk mengetahui pengaruh kualitas pelayanan terhadap kepuasan pelanggan.

Atau:

Untuk menganalisis strategi pemasaran digital yang diterapkan oleh perusahaan.


5. Sesuaikan dengan Jenis Penelitian

Cara menentukan tujuan penelitian juga harus mempertimbangkan pendekatan penelitian.

Tujuan Penelitian Kuantitatif

Penelitian kuantitatif umumnya berkaitan dengan pengukuran, hubungan, pengaruh, atau perbedaan.

Contoh:

Untuk mengetahui pengaruh kualitas pelayanan terhadap kepuasan pelanggan.

Untuk menganalisis hubungan antara intensitas penggunaan media sosial dengan perilaku konsumtif mahasiswa.

Untuk menguji perbedaan tingkat kepuasan pelanggan berdasarkan kelompok usia.

Tujuan Penelitian Kualitatif

Penelitian kualitatif biasanya berfokus pada pemahaman yang lebih mendalam mengenai suatu fenomena.

Contoh:

Untuk memahami pengalaman mahasiswa dalam menggunakan AI sebagai alat bantu penyusunan skripsi.

Untuk mendeskripsikan strategi komunikasi digital yang diterapkan oleh perusahaan.

Untuk mengidentifikasi kendala yang dihadapi UMKM dalam menerapkan digital marketing.


Tujuan Penelitian Umum dan Khusus

Dalam beberapa format skripsi, tujuan penelitian dapat dibagi menjadi tujuan umum dan tujuan khusus.

Tujuan Umum

Tujuan umum menggambarkan pencapaian utama dari penelitian secara keseluruhan.

Contohnya:

Untuk mengetahui pengaruh kualitas pelayanan terhadap kepuasan pelanggan pada Cafe X.

Tujuan Khusus

Tujuan khusus menjelaskan pencapaian penelitian secara lebih terperinci.

Contohnya:

  1. Untuk mengetahui kualitas pelayanan pada Cafe X.
  2. Untuk mengetahui tingkat kepuasan pelanggan pada Cafe X.
  3. Untuk menganalisis pengaruh kualitas pelayanan terhadap kepuasan pelanggan pada Cafe X.

Tidak semua kampus mewajibkan pembagian tujuan seperti ini. Oleh karena itu, mahasiswa perlu menyesuaikannya dengan pedoman penulisan skripsi masing-masing.


Contoh Tujuan Penelitian Berdasarkan Jurusan

1. Manajemen

Judul:

“Pengaruh Motivasi Kerja terhadap Kinerja Karyawan”

Tujuan Penelitian:

  1. Untuk mengetahui tingkat motivasi kerja karyawan.
  2. Untuk mengetahui tingkat kinerja karyawan.
  3. Untuk menganalisis pengaruh motivasi kerja terhadap kinerja karyawan.

2. Pemasaran

Judul:

“Pengaruh Social Media Marketing terhadap Keputusan Pembelian”

Tujuan Penelitian:

  1. Untuk mengetahui penerapan social media marketing.
  2. Untuk mengetahui tingkat keputusan pembelian konsumen.
  3. Untuk menganalisis pengaruh social media marketing terhadap keputusan pembelian.

3. Pendidikan

Judul:

“Pengaruh Media Pembelajaran Digital terhadap Motivasi Belajar Siswa”

Tujuan Penelitian:

  1. Untuk mengetahui penggunaan media pembelajaran digital.
  2. Untuk mengetahui tingkat motivasi belajar siswa.
  3. Untuk menganalisis pengaruh media pembelajaran digital terhadap motivasi belajar siswa.

4. Akuntansi

Judul:

“Pengaruh Pemahaman Akuntansi terhadap Kualitas Laporan Keuangan UMKM”

Tujuan Penelitian:

  1. Untuk mengetahui tingkat pemahaman akuntansi pelaku UMKM.
  2. Untuk mengetahui kualitas laporan keuangan UMKM.
  3. Untuk menganalisis pengaruh pemahaman akuntansi terhadap kualitas laporan keuangan UMKM.

5. Sistem Informasi

Judul:

“Pengaruh Kemudahan Penggunaan Aplikasi terhadap Kepuasan Pengguna”

Tujuan Penelitian:

  1. Untuk mengetahui tingkat kemudahan penggunaan aplikasi.
  2. Untuk mengetahui tingkat kepuasan pengguna.
  3. Untuk menganalisis pengaruh kemudahan penggunaan aplikasi terhadap kepuasan pengguna.

Contoh Tujuan Penelitian Kualitatif

Misalnya penelitian berjudul:

“Strategi Digital Marketing UMKM X dalam Meningkatkan Penjualan.”

Rumusan masalah:

  1. Bagaimana strategi digital marketing yang diterapkan UMKM X?
  2. Bagaimana pelaksanaan strategi tersebut?
  3. Apa saja kendala dalam penerapannya?

Tujuan penelitian:

  1. Untuk mendeskripsikan strategi digital marketing yang diterapkan UMKM X.
  2. Untuk memahami pelaksanaan strategi digital marketing UMKM X.
  3. Untuk mengidentifikasi kendala yang dihadapi UMKM X dalam menerapkan strategi digital marketing.

Tujuan tersebut sesuai dengan karakter penelitian kualitatif karena berfokus pada deskripsi dan pemahaman terhadap fenomena.


Perbedaan Tujuan Penelitian dan Manfaat Penelitian

Mahasiswa juga sering tertukar antara tujuan penelitian dan manfaat penelitian.

Tujuan Penelitian

Menjelaskan apa yang ingin dicapai atau diketahui melalui penelitian.

Contoh:

Untuk mengetahui pengaruh kualitas pelayanan terhadap kepuasan pelanggan.

Manfaat Penelitian

Menjelaskan kegunaan hasil penelitian bagi pihak tertentu.

Contohnya:

Penelitian ini diharapkan dapat memberikan informasi bagi perusahaan dalam meningkatkan kualitas pelayanan.

Jadi, keduanya memiliki fungsi berbeda.

Tujuan = apa yang ingin dicapai.

Manfaat = apa kegunaan hasil penelitian.


Kesalahan Saat Menentukan Tujuan Penelitian

Ada beberapa kesalahan yang sering dilakukan mahasiswa.

1. Tujuan Tidak Sesuai Rumusan Masalah

Jika rumusan masalah membahas pengaruh X terhadap Y, tetapi tujuan penelitian membahas strategi pemasaran, berarti keduanya tidak konsisten.

2. Tujuan Terlalu Umum

Contoh:

Untuk mengetahui tentang pemasaran.

Kalimat tersebut terlalu luas.

Lebih baik:

Untuk menganalisis pengaruh digital marketing terhadap keputusan pembelian konsumen.

3. Menggunakan Kata yang Tidak Terukur

Hindari tujuan yang terlalu abstrak jika tidak sesuai dengan desain penelitian.

4. Menambahkan Variabel Baru

Jangan memasukkan variabel yang tidak terdapat dalam judul dan rumusan masalah.

5. Tujuan Tidak Dapat Dibuktikan

Tujuan penelitian harus dapat dicapai melalui metode dan data yang digunakan.

6. Terlalu Banyak Tujuan

Jangan membuat tujuan terlalu banyak jika penelitian memiliki ruang lingkup terbatas.


Tips Membuat Tujuan Penelitian yang Baik

Agar tujuan penelitian lebih tepat, gunakan beberapa tips berikut:

1. Mulai dari Rumusan Masalah

Ini merupakan cara paling mudah dan aman.

2. Gunakan Kata Kerja yang Tepat

Pilih kata seperti mengetahui, menganalisis, mengidentifikasi, mengukur, atau mengevaluasi sesuai kebutuhan penelitian.

3. Pastikan Spesifik

Sebutkan variabel, objek, atau subjek jika diperlukan.

4. Jangan Keluar dari Judul

Tujuan harus tetap berada dalam ruang lingkup penelitian.

5. Pastikan Dapat Dicapai

Tujuan harus realistis berdasarkan waktu, data, metode, dan kemampuan penelitian.

6. Cocokkan dengan Kesimpulan

Setiap tujuan penelitian nantinya harus dapat dijawab dalam bagian kesimpulan.


Cara Menggunakan AI untuk Menentukan Tujuan Penelitian

AI dapat dimanfaatkan sebagai alat bantu untuk membuat draft tujuan penelitian berdasarkan judul dan rumusan masalah.

Contoh prompt yang dapat digunakan:

“Saya sedang menyusun skripsi dengan judul [judul penelitian]. Berikut rumusan masalah saya: [tempelkan rumusan masalah]. Bantu saya membuat tujuan penelitian yang sesuai dengan setiap rumusan masalah. Gunakan bahasa akademis, spesifik, singkat, dan menggunakan kata kerja operasional yang tepat. Pastikan tidak menambahkan variabel atau informasi baru yang tidak terdapat dalam rumusan masalah.”

Prompt tersebut dapat membantu mahasiswa mendapatkan beberapa alternatif susunan tujuan penelitian.

Namun, hasil dari AI tetap harus diperiksa dan disesuaikan dengan pedoman kampus.


Prompt AI untuk Mengecek Tujuan Penelitian

Jika tujuan penelitian sudah dibuat, gunakan prompt berikut untuk melakukan pengecekan:

“Periksa kesesuaian antara judul, rumusan masalah, dan tujuan penelitian berikut. Identifikasi apakah terdapat tujuan yang tidak sesuai dengan rumusan masalah, variabel yang berubah, kata kerja yang kurang tepat, atau pembahasan yang keluar dari fokus penelitian. Berikan versi perbaikan tanpa menambahkan data atau variabel baru.”

Dengan prompt tersebut, mahasiswa dapat melakukan pemeriksaan awal sebelum berkonsultasi dengan dosen pembimbing.


Checklist Tujuan Penelitian

Sebelum memasukkan tujuan penelitian ke dalam skripsi, pastikan:

  • Sesuai dengan judul penelitian.
  • Sesuai dengan rumusan masalah.
  • Berasal dari permasalahan penelitian.
  • Menggunakan kata kerja yang tepat.
  • Spesifik dan jelas.
  • Dapat dicapai melalui penelitian.
  • Tidak menambahkan variabel baru.
  • Sesuai dengan metode penelitian.
  • Tidak terlalu luas.
  • Dapat dijawab melalui hasil penelitian.
  • Konsisten dengan bagian kesimpulan.
  • Sesuai dengan pedoman kampus.

Kesimpulan

Cara menentukan tujuan penelitian sebenarnya dapat dilakukan dengan mengikuti alur yang sederhana. Mahasiswa dapat memulai dari judul penelitian, memahami masalah yang ditemukan, membaca rumusan masalah, kemudian mengubah setiap pertanyaan penelitian menjadi pernyataan mengenai hal yang ingin dicapai.

Rumus sederhananya adalah:

Rumusan Masalah → Tujuan Penelitian

Misalnya:

Rumusan Masalah: Apakah kualitas pelayanan berpengaruh terhadap kepuasan pelanggan?

Menjadi:

Tujuan Penelitian: Untuk mengetahui pengaruh kualitas pelayanan terhadap kepuasan pelanggan.

Tujuan penelitian harus tetap konsisten dengan judul, latar belakang, identifikasi masalah, rumusan masalah, metode penelitian, hasil, dan kesimpulan. Jangan membuat tujuan penelitian yang terlalu luas atau memasukkan variabel yang tidak ada dalam penelitian.

AI juga dapat digunakan sebagai alat bantu untuk menyusun alternatif tujuan penelitian, mengecek konsistensi, serta memperbaiki struktur kalimat. Namun, mahasiswa tetap harus memeriksa hasilnya secara kritis dan menyesuaikannya dengan kondisi penelitian serta arahan dosen pembimbing.

Butuh Bantuan Menyusun Skripsi?

Masih bingung menentukan tujuan penelitian, membuat rumusan masalah, menyusun latar belakang, mencari research gap, atau mengembangkan Bab 1?

Molulus.id menyediakan panduan dan template Prompt AI untuk skripsi yang dapat membantu mahasiswa menggunakan AI secara lebih terarah dalam proses penyusunan skripsi.

Mulai dari mencari ide penelitian, membuat kerangka, menyusun latar belakang, identifikasi masalah, rumusan masalah, tujuan penelitian, hingga mengevaluasi tulisan akademik.

Order sekarang melalui website Molulus.id atau WhatsApp 085179917579.

Gunakan AI sebagai alat bantu dalam proses akademik, tetap periksa fakta dan sumber yang digunakan, serta sesuaikan hasilnya dengan pedoman kampus dan arahan dosen pembimbing.

Molulus.id — bantu proses skripsi menjadi lebih mudah, rapi, dan terarah.